Lembar-Lembar Pelangi: Membangun Mimpi Anak-Anak di Timur Indonesia

48569Kunjungan sederhana ke sebuah sekolah di Indonesia Timur membuat Nila Tanzil membulatkan tekad untuk berbuat sesuatu bagi anak-anak di sana. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa Nila Tanzil akan meninggalkan dunia korporasi dan terjun ke dalam dunia sosial. Enam tahun kemudian, Nila berhasil mendirikan 39 perpustakaan taman bacaan Pelangi yang tersebat di 15 pulau di Timur Indonesia, mengenalkan mimpi-mimpi dan cita-cita kepada lebih dari 12.000 anak Indonesia Timur melalui lebih dari 85.000 buku.

“Nah sekarang Kak Nila pingin tau nih,,,Kalau kalian sudah besar, kalian ingin jadi apa?” tanyaku kepada anak-anak yang duduk bersila di lantai, di teras rumah pink itu.

Anak-anak mulai mengangkat tangan mereka dan kudengar jawaban yang beragam dariĀ  mulut-mulut kecil itu.

“Dokter!”

“Pemain sepakbola!”

“Pilot!”

“Tentara!”

Aku tersenyum mendengar jawaban-jawaban ini dan melihat binar di mata mereka saat mereka menyebutkan cita-cita yang mereka impikan. Ah…. akhirnya !

Iklan

Jejak-Jejak Kecil: Kisah-Kisah Inspiratif dari Dunia Siswa yang Kaya Rasa dan Penuh Warna

48573Pengalaman selama menuntut ilmu tentunya menghadirkan banyak kisah yang kaya akan rasa. Ada rasa sedih, bahagia, berbunga-bunga, kesal, marah, dan kecewa. Setiap rasa yang hadir, menggoreskan kenangan indah dalam perjalanan hidup ini. Kisah yang sayang untuk dilupakan begitu saja.

Jejak-jejak kecil kita akan selalu indah untuk dikenang, bahkan sekalipun itu adalah pengalaman yang memalukan. Jejak ketika kita ingin menggapai mimpi-mimpi indah. Mimpi yang selalu berputar-putar dalam benak kita. Mimpi yang menghadirkan gemuruh di dada. Mimpi yang membuat langkah kecil kita semakin kencang dan sulit dihentikan. Ketika kita mengengok ke belakang, dalam jejak kecil kita ada banyak pelajaran yang bisa kita sarikan.

Buku ini berisi kisah-kisah dari kehidupan para siswa dalam mengarungi perjalanan hidup, mencapai cita-cita dan harapan. Kisah-kisah penuh warna yang mampu memberikan inspirasi bagi siapa saja yang membacanya. Buku ini disajikan dalam bahasa yang ringan, mengalir, dan kocak sehingga mudah dinikmati.

 

Family Backpacking: AUSTRALIA (Perth, Sydney, dan Melbourne)

48443AUSTRALIA adalah destinasi yang sangat ramah untuk keluarga. Alamnya cantik terawat dan udaranya bersih. Banyak pula taman bermain yang luas dan semuanya gratis! Harus diakui, Australia memiliki biaya hidup tinggi. Namun, kabar baiknya, Anda dan keluarga bisa berwisata hemat ala backpacker, dengan bantuan buku ini.

Buku ini membahas tiga kota yang sering dijadikan tujuan keluarga Indonesia: Sydney, Melbourne, dan Perth. Anda dapat menemukan rekomendasi tujuan wisata ramah anak (baik gratis maupun berbayar), panduan transportasi, dan rekomendasi penginapan, serta tip belanja. Buku ini juga dilengkapi contoh itinerary dan rincian biaya. Selain itu, yang tak kalah penting, adalah cara membuat paspor dan visa untuh seluruh anggota keluarga.

Ketiga mommy travel blogger penulis buku ini sangat mengenal seluk-beluk Australia. Ade (@travelingprecil) pernah tinggal selama 5,5 tahun di Sydney, Olenka (@backpackologyID) pernah mengenyam pendidikan lanjut di Monash University Melboune, sementara Tesya (@tesyasblog) sering berlibur ke Australia karena ahli mendapatkan tiket pesawat murah.

Inggris di Tembok Kamarku

48031Ada beragam alasan mengapa seseorang tertarik mendapatkan beasiswa. Mulai dari alasan prestasi hingga jalan-jalan gratis. Lalu apa benar hanya itu yang mereka cari? Mengapa pemburu beasiswa rela mengorbankan tenaga, uang, dan pikiran hanya untuk mendapatkan suatu program yang bernama beasiswa? Ada satu hal yang mungkin jauh lebih bermakna dari sekadar jalan-jalan gratis.

Kisah-kisah berikut mengajakmu melihat sisi lain dalam perjalanan beasiswa. Perjalanan melintasi samudera untuk melihat sisi lain belahan dunia. Ada nilai-nilai kehidupan yang tak akan pernah didapat tanpa menginjakkan kaki di sana. Terkadang seseorang memang butuh keluar untuk dapat mengenal dirinya, dan dengan beasiswalah mereka dapat melakukannya. Beasiswa buka sekedar tiket gratis keliling dunia, ini adalah tiket untuk memahami nilai-nilai kehidupan.

Kuliah Jurusan Apa? Fakultas Hukum

48051Fakultas Hukum adalah salah satu fakultas favorit, baik di Indonesia maupun di negara-negara lainnya. Hal ini terbukti dari jumlah pendaftar yang relatif stabil. Namun, banyak orang beranggapan jika mau kuliah di Fakultas Hukum, kemampuan menghafalnya haruslah kuat. Wajar saja sih, mungkin karena materi kuliah di jurusan ini bersifat sosial eksakta. Anggapan itu pun tidak sepenuhnya salah, namun hafalan saja tidak cukup, karena hal yang terkait dengan hukum sewaktu-waktu bisa berubah. Logika lebih banyak digunakan dalam mengikuti perkuliahan di Fakultas Hukum.

Sebenarnya setiap orang bisa mengikuti perkuliahan di Fakultas Hukum, baik yang berasal dari penjurusan ilmu sosial maupun ilmu eksakta. Yang membedakan hasilnya adalah kesungguhan mahasiswa itu sendiri, serta motivasi mereka untuk kuliah di Fakultas Hukum. Sebab bisa jadi, seseorang memilik masuk ke dalam suatu fakultas semata-mata hanya karena tren atau pengaruh lingkungan.

Dalam buku ini dipaparkan pula tentang kiat-kiat pemilihan jurusan, apa yang harus dilakukan ketika kita salah jurusan, profil 10 Fakultas Hukum terbaik, cara berburu beasiswa, hingga peluang karier bagi Sarjana Hukum.

This entry was posted on Juni 21, 2016, in Ilmu Sosial.

Kuliah Jurusan Apa? Jurusan Farmasi

48009Farmasi adalah salah satu jurusan yang berhubungan dengan kesehatan. Tidak semua orang mengetahui apa saja yang akan dipelajari dalam perkuliahan di jurusan Farmasi. Sering kali, orang menganggap bahwa kuliah di jurusan Farmasi kelak akan sekedar menjadi “tukang obat”. Banyak pula orang yang tidak mengetahui bahwa lapangan kerja seorang lulusan farmasi sangat luas.

Buku ini akan memaparkan seluk-beluk mengenaik perkuliahan di jurusan Farmasi, dilengkapi juga dengan penjelasan mengenai program profesi apoteker. Pembahasan dalam buku ini mencakup mata kuliah yang akan dipelajari, kiat manajemen waktu dalam menjalankan perkuliahan yang padat, motivasi agar dapat melalui perkuliahan dengan baik, dan juga peluang berkarier lulusan Farmasi.

Setelah membaca buku ini, sahabat muda akan semakin mantap untuk memilih program studi Farmasi. Karena ada pepatah yang mengatakan “Tak kenal maka tak sayang”.

 

This entry was posted on Juni 21, 2016, in Ilmu Sosial.

Kreativitas Tanpa Batas

48070Menjadi kreatif bisa jadi merupakan salah satu solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan. Ya, kreatif bukan lagi milik artis atau seniman, dan tak selalu berbentuk produk fisik. Ide kreatif bisa lahir dari mana saja dan digunakan untuk tujuan apa pun.

Melalui buku ini, simak kisah mereka yang berhasil mewujudkan ide-ide untuk mempermudah hidup sesama. Ridwan Kamil, penggagas gerakan Indonesia Berkebun, mengajak masyarakat lebih peduli lingkungan dengan memanfaatkan lahan semaksimal mungkin uang dimiliki sebagai kebun. Ada Andreas Aditya Swasti yang melahirkan komunitas Nebengers, sebuah konsep tebeng-menebeng untuk mengurai kemacetan di Jakarta. Bertahun-tahun hidup berdampingan dengan orang-orang tunagrahita di “Desa Idiot”, Eko Mulyadi hingga kini terus berusaha membuat mereka lebih mandiri.

Jadi, jangan takut untuk kreatif, biarkan ide-ide kita berkembang. Wujudkan selagi mampu. Then good luck, and remember the sky is the limit.