Keluarga Cemara…

 

 

Kisah sebuah keluarga yang memiliki hidup dengan hanya bermodalkan kejujuran. Keluarga yang amat sangat sederhana, terdiri atas Abah, kepala keluarga yang bekerja sebagai penarik becak dan buruh apa saja ; Emak, sang ibu yang membuat opak untuk dijajakan putrinya ; Euis, si sulung yang kelas enam SD, pernah mengalami masa jaya orangtuanya sebagai pengusaha ; Ara atau Cemara yang baru masuk TK ; serta Agil si bungsu.

 

Kalau air mata bisa menjadi simbol kebagahiaan, inilah kisah itu.

Iklan

Alangkah Hebatnya Negara Gotong Royong

Buku ini bertujuan untuk menggali gagasan awal pendirian bangsa ini, terutama ide Soekarno mengenai prinsip gotong-royong. Secara khusus, pembahasan tema ini diharapkan dapat menyumbang sesuatu yang berharga bagi kehidupan politik dan sosial manusia Indonesia dewasa ini yang seakan-akan hidup dalam kungkungan kemerosotan di segala bidang.

Buku ini lebih berupa suatu pendalaman dari pidato Soekarno yang termuat dalam Risalah Sidang Badang Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) terbitan Sekretariat Negara Republik Indonesia. Teks tersebut akan disimak secara kritis demi mendapatkan hal-hal menarik yang bisa ditarik demi mengembangkan semangat kegotong-royongan bangsa.

This entry was posted on September 1, 2018, in Ilmu Sosial.

Ensiklopedia Adaptasi Di Alam Raya

Saat musim dingin, bulu unta menjadi lebih tebal dan pohon randu meranggas daunnya saat musim kemarau.

Bagaimana hal tersebut bisa terjadi?

Hal tersebut dikatakan sebagai adaptasi. Dalam buku ini, kalian akan menemukan aneka ragam adaptasi yang dilakukan oleh makhluk hidup. Tidak hanya tumbuhan, tapi juga hewan. Baik adaptasi secara morfologi, fisiologi, dan tingkah laku.

 

Semoga pengetahuan ini bermanfaat dan menjadi salah satu inspirasi menjaga dan melestarikan alam

This entry was posted on Mei 8, 2018, in Ilmu Alam.

STRAWBERRY GENERATION

Dari bentuk dan warnanya, strawberry itu menawan. Namun, di balik keindahannya, ia ternyata begitu rapuh. Itu adalah ilustrasi dari strawberry generation. Sebuah bagian dari suatu generasi yang rapuh meski terlihat indah.
Dalam buku ini Rhenal Kasali berbicara mengenai perubahan, baik yang tak terhindarkan maupun yang harus diusahakan, Salah satunya, ia mengingatkan anak muda agar tidak menjadi bagian dari strawberry generation. Generasi yang penuh dengan gagasan kreatif tetapi mudah menyerah dan gampang sakit hati.

Padahal, menurut Rhenal, kesuksesan tidak bisa diraih dengan jalan pintas. Maka, mentalitas rapuh itu harus dirubah. Passenger harus menjadi driver. Fixed mindset digantikan dengan growth mindset.

Inilah buku yang penting dibaca oleh mereka yang ingin menjadi manusia tangguh. Yaitu manusia  yang berkarakter kuat, berjiwa terbuka, dan pandai mengungkapkan isi pikirannya.

 

TEACH LIKE FINLAND: Mengajar Seperti Finlandia

Finlandia mengejutkan dunia ketika siswa-siswinya yang masih berusia 15 tahun berhasil mencatatkan skor tertinggi di penyelenggaraan pertama PISA (Programme for International Student Assesment), pada 2001. Ujian itu meliputi penilaian ketrampilan berpikir kritis di matematika, sains, dan membaca. Hingga kini, negara mungil in terus-terusan memukau. Bagaimana pendidikan Finlandia yang jam pelajarannya pendek, PR-nya tidak banyak, dan ujiannya tidak begitu terstandardisasi, dapat “mencetak” siswa-siswi dengan prestasi yang sangat baik?

Ketika Timothy D. Walker mulai mengajar kelas 5 di sebuah sekolah negeri di Helsinski, ia mulai mencatat rahasia-rahasia di balik kesuksesan sekolah-sekolah Finlandia. Walker menuliskan rahasia-rahasia ini, dan artikelnya di Atlantic kerap menuai tanggapan antusias. Dalam buku ini, ia mengumpulkan semua temuan tersebut, dan menjelaskan pada para pengajar,cara untuk mengimplementasikannya.

This entry was posted on September 28, 2017, in Ilmu Sosial.

“SELF DRIVING” Menjadi Driver atau Passenger ?

From the Author of CHANGE !

Sejak dilahirkan, manusia diberikan “kendaraan” yang kita sebut “Self“. Hanya dengan self driving, manusia bisa mengembangkan semua potensinya dan mencapai sesuatu yang tak pernah terbayangkan. Sedangkan mentalitas passenger yang ditanam sejak kecil, dan dibiarkan para eksekutif, hanya akan menghasilkan keluhan dan keterbelengguan.

 

Rhenald Kasali telah mengabdikan sebagian hidupnya untuk memimpin transformasi mindset. Buku ini adalah hasil kajian seorang pendidik yang pernah empat kali terlibat dalam panitia seleksi calon pimpinan KPK, calon CEO, dan pimpinan dalam jabatan publik.

 

Kisah Anne Shirley

Anne, gadis yatim piatu berusia 11 tahun, datang ke Desa Avonlea karena kekeliruan. Marilla dan Matthew Cuthbert ingin mengadopsi anak untuk membantu mengurus mengurus Green Gables. Tapi bukannya anak lelaki, panti asuhan malah mengirim gadis kecil berambut merah, Anne. Awalnya, Marilla dan Matthew ingin mengembalikan Anne. Namun sikap gadis itu yang ceria, blak-blakan, dan kepolosannya yang kadang konyol. meluluhkan hati Marilla dan Matthew.

Anne, gadis penuh imajinasi, setiap hari dia lewati penuh pengalaman seru. Menjelajahi Kanopi Kekasih, Danau Air Riak Berkilau, Permadani Violet, Hutan Berhantu, dan Ratu Salju. Berpetualang dengan sahabat-sahabatnya, Diana, Jane, dan Ruby. Berseteru dengan Pye bersaudara dan Gilbert, musuh bebuyutannya. Gilbert yang memanggilnya dengan sebutan Wortel !

 

“Kisah yang menghangatkan hati.”………………………………………-School Library Journal-

 

This entry was posted on September 28, 2017, in Fiksi.