Arsip

I THINK THEREFORE I PLAY

Sore itu, hari Minggu, 9 Juli 2006, di Berlin, saya menghabiskan waktu dengan tidur dan bermain PlayStation. Malamnya, saya keluar dan menjuarai Piala Dunia.

 

Sebagai pesepak bola, Andrea Pirlo telah membuktikan diri di berbagai ajang, termasuk Piala Dunia dan Liga Champions. Media telah memberitakan dirinya dan para penggemar membahas berbagai rumor tetangganya. Kali ini giliran Pirlo angkat bicara.

 

Pirlo tidak hanya menuturkan kisah tentang dirinya. Ada nama-nama besar lain di sini- Lippi, Conte, Guardiola, Ibrahimovic, Maldani, Nesta, Balotelli, Berlusconi, sampai Ronaldo (yang asli) – dan tidak melulu soal pertandingan atau gelar juara.

ILMU BUMI

 

 

Ilmu Bumi Edisi ke-14 (terbit di Indonesia dalam dua jilid), adalah buku teks yang didesain untuk pengenalan Ilmu Bumi. Buku ini terdiri atas tujuh unit yang menyediakan pembahasan yang luas dan terkini tentang prinsip-prinsip serta topik dasar mengenai  Geologi, Oseanografi, Meteorologi, dan Astronomi. Buku teks ini diharapkan bermanfaat bagi para siswa, guru, atau kalangan awam yang tertarik akan ilmu kebumian. Buku ini  diterbitkan full-color agar dapat membangkitkan ketertarikan dan minat belajar pembaca tentang ilmu bumi.

 

Bung Hatta di Mata Tiga Putrinya

Bung-Hatta-di-Mata-Tiga-PutrinyaBung Hatta bagaikan lentera keluarga bagi tiga putrinya. Penuntun, pembimbing, pelindung, sekaligus pendidik karakter yang tumbuh hingga saat ini.

Bung Hatta yang ditulis sebagaimana adanya. Ada cerita lucu, gembira, bahkan cerita sedih.

“Beliau senang kalau saya berpakaian rapi dengan warna-warna yang menurut istilah sekarang, kinclong, sesuai pilihan Ibu. Namun, ayah tidak pernah memuji saya dengan kata-kata berbunga…. Namun, kalau saya menunjukkan gambar yang saya buat dengan pensil warna, Ayah segera memuji saya. Ketika saya remaja, saya baru sadar bahwa pujian itu dimaksudkan Ayah agar saya terus mengembangkan kemampuan saya untuk menjadi lebih baik lagi.” (Meutia Farida Hatta)

“Pada tahun 1971, Ayah, Ibu disertai Halida pergi beroabt ke Negeri Belanda. Sekembali dari sana, Ayah memerintahkan Pak Wangsa Widjaja mengembalikan kelebihan dana sisa perjalanan yang diperolehnya itu ke negara melalui Sekretariat Negara… Tidak terlintas di pikiran Ayag sedikitpun untuk menggunakan sisa uang untuk dirinya sendiri atau keluarganya.” (Gemala Rabi’ah Hatta)

Baca lebih lanjut

RAFFLES dan Invasi ke Jawa

47717_138x212“Mungkin lebih baik kalau kita dijajah Inggris, bukan Belanda,” kata beberapa orang Indonesia. Namun Indonesia pernah dijajah Inggris: antara tahun 1811 dan 1816, ketika negeri Belanda diduduki Napoleon, Inggris melakukan invasi dan merebut Jawa dari Belanda. Selama lima tahun, Jawa diperintah oleh seorang tokoh yang dampak masa kekuasaannya terus terasa hingga ratusan tahun kemudian: Thomas Stamford Raffles.

Bagi sementara kalangan, nama Thomas Stamford Raffles harum sebagai pendiri Singapura dan tokoh vivioner liberal di tengah zaman kolonialisme Eropa. Namun ceritanya bukan cuma itu. Tim Hannigan mengungkap sisi lain Raffles yang tampak ketika dia berkuasa di Jawa: seseorang yang bermimpi menjadi penguasa tertinggi di Jawa, meluluhlantakkan Keraton Yogyakarta, mempermalukan para raja dan pangeran pribumi, memicu pembantaian di Palembang, dan mencoba menerapkan sistem sewa tanah yang mengubah ekonomi di Jawa.

 

 

 

 

Catatan Perjalanan MEROBEK SUMATERA

47510“Sebagai travel writer, Fatris memiliki kemampuan teleportasi imajinasi: memindahkan pikiran kita ke tempat yang ditulisnya, membuat kita seakan terlempat ke lokasi kejadian. Tulisan (tentang) Mentawai, bagi saya, adalah bintang yang bersinar paling besar dalam buku ini.” ……………………….Cristian Rahadiansyah, Pemimpin Redaksi DesninAsian Indonesia

Fatris MF bukan petualang egoistis  yang jalan-jalan sekedar untuk memuaskan mata. Namun, dia datang ke suatu tempat, menggali sejarahnya, dan berbaur dalam keseharian masyarakat adat.

“Di tengah pemandangan yang indah memesona, ternyata ada derita manusia yang ditanggungnya,” tulis Fatris yang catatan perjalannya sering dimuat di berbagai media massa itu.

Kenyataan hidup manusia di tempat-tempat yang dikunjunginya menawarkan eksotisme lain ketimbang hanya keelokan pemandangan alam dan keunikan budaya. Catatan perjalanan ini terasa lebih kritis, tetapi tidak kehilangan selera humor.

Baca lebih lanjut

New Arrival : VCD “Million Dollar Arm”

C0718_162x142From the studio that brought you Remember the Titans and Miracle comes Million Dollar Arm – a true inspirational story of self-discovery, second chances and personal triumph in the face of adversity.

In a last-ditch effort to save his career, sports agen JB Bernstein (Jon Hamm) dreams up a wild game plan to find major League Baseball’s next great pitcher from a pool of cricket players in India. He soon discovers two young men who can throw a fastball but know nothing about the game of baseball. Or America, it’s an incredible and touching journey that will change them all – especially JB, who learns valuable lessons about teamwork, commitment, and family.

“A True Story That Truly Inspires”

Untold Story: SUSI PUDJIASTUTI – Dari Laut ke Udara, Kembali ke Laut

46811 Susi Pudjiastuti sebagaimana diceritakan orang-orang yang mengenalnya dari dekat. Buku pertama yang memberi gambaran komprehensif, mendalam, dan kredibel, tentang sosok menteri yang kontroversial ini.

Saya sendiri support beliau untuk membuat nelayan, pengusaha, dan perikanan Indonesia menjadi mandiri dan tuan rumah di negeri sendiri. Saya lihat beliau bukan mau memerangi asing, beliau mau memerangi yang ilegal. Jadi jangan beliau diadu juga …………. Sekali lagi, beliau mau agar kita menjadi tuan rumah di wilayah kelautan kita sendiri.    (Tomy Winata)

Jadi by nature, beliau punya kegelisahan dan tidak bisa tutup mata dengan persoalan-persoalan illegal logging, illegal fishing, illegal mining, dan korupsi yang banyak mempengaruhi pembangunan kelautan yang tidak optimal. Kita butuh petarung seperti Bu Susi untuk membereskan masalah-masalah yang selama ini nggak disentuh karena terlalu banyak orang kuat yang berkepentingan disitu. (Teten Masduki)