Buku 165 Tahun Ursulin Santa Maria Jakarta: Pendidik Perempuan Pertama di Indonesia

Buku 165 tahun Ursulin Santa Maria Jakarta, Pendidik Perempuan Pertama di Indonesia menjadi catatan sejarah dan momen istimewa bagi Tarekat Ursulin khususnya dan bangsa Indonesia umumnya.

Buku 165 Tahun ini merupakan buku revisi dari Buku 160 Tahun edisi tahun 2016. Penulisan buku ini diprakarsai oleh Pimpinan Komunitas Suster Maria Dolorosa Sasmita, OSU. Revisi ini terutama juga dipicu oleh adanya sumber-sumber otentik primer yang ditemukan baru-baru ini. Arsip yang belum ‘disentuh’ dan diteliti dalam Bahasa Prancis dan Belanda khususnya yang ada di Pusat Arsip Sint Agatha Belanda.

Titik tolak isi, tetap berdasarkan Kronik Biara Noordwijk-Juanda 1856-1986 terjemahan Sr. Rommana Haberhausen, OSU. Jumlah bab tetap sama, pembahasan lebih mendalam dimaksudkan untuk keterlibatan Ursulin dalam sejarah bangsa Indonesia.

“Maju dan berjuang sampai akhir” (Pengantar Regula St. Angela) merupakan tema peringatan ke-165 ini. Tema ini diambil untuk mencerminkan “perjuangan” Ursulin sejak dulu dan terus berlanjut sampai saat ini. Terlebih dengan adanya pandemi/wabah virus Corona atau COVID-19 yang melanda seluruh dunia.

Informasi Buku:

Penulis: Sr. Lucia Anggraini, OSU., Sr. Marie Louise Nastiti, OSU., Elly Sumiarsih, dan Thomas Adi Sukmaji

Penerbit: Perhimpunan Biarawati Ursulin di Indonesia

Letak buku: Rak 02 perpustakaan SMP-SMA

Master of Grammar

Grammar merupakan hal penting dalam Bahasa Inggris, kesalahan dalam pengejaan dapat memberikan makna yang berbeda. Buku ini hadir, setelah melalui proses yang panjang. Berbagai riset tentang soal-soal tes TOEFL, TOEIC, IELTS, dan EAP dilakukan untuk mengetahui strategi meningkatkan dan mencapai skor maksimal.

Buku ini khusus membahas stategi meningkatkan kemampuan grammar, sehingga dapat dipergunakan oleh semua kalangan, khususnya bagi calon peserta tes TOEFL, TOEIC, IELTS, dan EAP.

Dengan memahami berbagai bentuk dan tipe soal Grammar dan mengetahui strategi dalam mengerjakan soal, diharapkan calon peserta lebih siap dalam menghadapi tes.

Informasi Buku:

Penulis: Kent Ang-Zie

Penerbit: Magenta Media

Letak buku: Rak 03 perpustakaan SMP-SMA

Launching E-Library Santa Angela Bandung

Seiring dengan kehadiran teknologi informasi yang begitu berkembang pesat dalam dunia pendidikan, maka perpustakaan SMP-SMA Santa Angela Bandung meningkatkan sistem pelayanannya dengan menghadirkan layanan perpustakaan digital (e-library) bagi peserta didik dan tenaga pendidik SMP-SMA Santa Angela Bandung.

Tepat pada awal tahun pelajaran baru 2020/2021, yakni pada tanggal 13 Juli 2020 pukul 13.00 telah diresmikan layanan perpustakaan digital SMP-SMA Santa Angela. Peresmian perpustakaan digital ditandai dengan penandatanganan  Surat Keputusan dimulainya pelayanan perpustakaan digital oleh Sr. Caritas Sri Lestari, OSU.  selaku ketua III Yayasan Widya Bhakti, yang kemudian diserahkan kepada Kepala Satuan Pendidikan SMP-SMA Santa Angela Bandung.

Aplikasi perpustakaan digital ini dapat diunduh melalui smartphone peserta didik, tenaga pendidik, serta tenaga kependidikan. Dengan mengunduh aplikasi ini, user dapat meminjam dan membaca ebook yang tersedia dalam katalog perpustakaan digital SMP-SMA Santa Angela Bandung.

Semoga kehadiran perpustakaan digital ini dapat bermanfaat bagi seluruh tenaga pendidik dan peserta didik SMP-SMA Santa Angela Bandung. Terima kasih.

 

 

 

 

18 Profesi Asyik Zaman Now

Dari hobi menjadi profesi. Siapa yang tidak senang jika hobi yang dijalani ternyata juga bisa mendatangkan keuntungan. Inilah yang mencoba digali dari buku ini. Mulai dari hobi membaca yang ternyata bisa menjadi seorang editor, hobi memasak yang bisa menjadi seorang chef, sampai pada hobi melawak yang bisa menjadi komika. Ada 18 profesi zaman now yang diulas lengkap di buku ini, yaitu:

  • Editor
  • Youtuber
  • Ilustrator
  • Bloger
  • Profesional
  • Chef
  • Petani Modern
  • Fotografer
  • Tour Leader
  • Fashion Designer
  • Motivator, dll.

Satu Menit Baca Bahasa Tubuh Orang Lain

Dalam berinteraksi sehari-hari, kita cenderung lebih mengutamakan kata-kata dan komunikasi secara lisan. Padahal, komunikasi nonverbal seperti bahasa tubuh pun tak kalah penting. Dengan memahami bahasa tubuh, Anda dapat mengetahui pesan tersembunyi lawan bicara Anda.

  • Apa itu bahasa tubuh ?
  • Bagaimana membaca karakter orang dari bentuk fisik bagian kepala ?
  • Bagaimana membaca karakter orang dari bentuk¬† fisik tangan & kaki ?
  • Apa saja makna dari gerakan mata, kepala, tangan dan kaki ?
  • Bagaimana mendeteksi kebohongan dari bahasa tubuh ?
  • Bagaimana membaca karakter orang dari gaya berfoto ?
  • Bagaimana membaca karakter orang dari penampilannya

Dari buku ini, Anda juga akan belajar bagaimana cara membangun kesan diri yang positif melalui bahasa tubuh. Menjadi pribadi yang menyenangkan dan peka pun kini tak lagi sulit berkat penguasaan bahasa tubuh.

Selamat Membaca…

Celoteh PAUS FRANSISKUS: Inspirasi Bahagia Kita

 

Hidup tak seluruhnya sebuah pesta, sebuah kebahagiaan. Nyatanya, kita menangis kala dibelit kecewa, derita, musibah, atau kematian orang terkasih.

Paus Fransiskus berpesan, menjalani hidup haruslah membumi. Menjadi bahagia bukan berarti memiliki langit tanpa badai, atau jalan tanpa musibah, atau bekerja tanpa merasa letih, ataupun relasi tanpa kekecewaan.

Seri Cerdas Hukum: AWAS HOAX!

Bagaimana Anda tahu jika sebuah informasi adalah hoax?

Apa yang harus Anda lakukan jika ada yang menghina Anda di media sosial? Dan hati-hati berbicara, karena salah-salah, Anda akan diadukan atas pasal ujaran kebencian!

Buku ini memberikan pemahaman utuh mengenai masalah hoax, pencemaran nama baik dan ujaran kebencian. Acapkali kita menganggap remeh masalah-masalah tersebut, terutama di ranah media sosial.

Dengan memahami konsep tindak pidana ini, Anda dapat lebih berhati-hati ketika bersosialisasi di era teknologi, sekaligus mampu bertindak cerdas sesuai hukum yang berlaku, ketika Anda sendiri menjadi korbannya.

This entry was posted on Juli 30, 2019, in Ilmu Sosial.

Priscilla: My Beautiful Fighter

Prisci dipindahkan ke unit Palliative Care. Dia dianggap tak lagi memiliki harapan hidup. Beban itu teramat berat, tapi Prisci mulai menerima kenyataan.

Setelah menjalani sepuluh kali operasi, saat itu pun tiba. Denyut nadi dan jantung Prisci mulai tak tampak di monitor, meski tubuhnya masih bernapas pelan dan berat. Tak ada lagi gelombang otak yang ditangkap dari kepala Prisci. Saya hanya mampu mengangguk pelan ketika dokter menanyakan apakah alat bantu pernapasan hendak dilepas dari tubuh Prisci.

Di seberang sana, sebuah bangku kosong di SMA Santa Ursula, Jakarta, tetap setia menanti. Prisci tak sabar ingin duduk di sana. Ia menanti hari ketika masuk ke ruang kelas itu. Prisci ingin kembali dengan kegembiraan, semangat, kegigihan, dan cinta. Setitik air mata menetes di ujung mata kanannya. Prisci tersenyum bangga. Tersenyumlah Putriku. Senyummu sangat cantik.